Tingkatkan Kapabilitas Mahasiswa, Fakultas Ekonomi dan Bisnis URINDO Gelar Workshop Literasi Keuangan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Respati Indonesia (URINDO) sukses menyelenggarakan workshop kolaboratif bertema “Financial Literacy For Future Professionals” pada Selasa (20/01/2026). Acara yang berlangsung di Auditorium Lantai 3 Kampus C URINDO ini merupakan hasil kerja sama strategis antara FEB URINDO, Srikandi Learning Solution, dan blu by BCA Digital.


​Workshop ini dirancang khusus untuk membekali para mahasiswa sebagai calon profesional masa depan dengan pemahaman mendalam mengenai pengelolaan keuangan di era digital.


​Edukasi Finansial dari Ahlinya ​hadir sebagai narasumber utama yaitu Ward Saputra, CFP, seorang perencana keuangan profesional. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya financial mindset yang sehat bagi generasi muda agar tidak terjebak dalam konsumerisme berlebih dan mampu merencanakan investasi sejak dini.


​Diskusi berjalan interaktif di bawah panduan moderator Ibu Dr. Tina Rosa, M.M., M.Si, yang mampu menghidupkan suasana melalui sesi tanya jawab yang tajam dan relevan dengan kondisi ekonomi saat ini.

​Sinergi Strategis: Penandatanganan MoU
​Momen penting lainnya dalam kegiatan ini adalah prosesi penandatanganan MoU antara Universitas Respati Indonesia dengan Srikandi Learning Solution. Kerja sama ini menandai komitmen kedua belah pihak dalam meningkatkan kualitas edukasi praktis dan pengembangan sumber daya manusia bagi civitas akademika URINDO.


​”Kolaborasi ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan langkah nyata FEB URINDO dalam menjembatani dunia akademik dengan industri finansial. Kami ingin lulusan kami tidak hanya mahir secara teori, tapi juga cerdas secara finansial,” ujar perwakilan pimpinan FEB di sela-sela acara.


​Dukungan Perbankan Digital
​Keterlibatan blu by BCA Digital dalam workshop ini memberikan perspektif praktis mengenai pemanfaatan teknologi perbankan modern. Mahasiswa diperkenalkan pada berbagai fitur cerdas yang dapat membantu mereka mengatur pos-pos keuangan secara digital dengan lebih disiplin.